Posts tagged ‘puisi’

01/03/2012

kutulis puisi ini hanya untukmu

Puisi Fendi

Berbaring, Juli 20 Maret

Mengantarmu gagak hitam terbang

Batu bisu dan tanah keras mendebu

Seperti cinta yang pergi, jejak yang runtuh

Diam di antar kesunyian malam yang hampa

Lewat panas berhari lewat mimpi sepi

Kini semua menjadi rumah kosong

Tempat berbagi penyesalan dan tetumpah air mata

Duduk di antar gagak hitam mengeras

Kala kuingat namamu mataku membeku

Sebuah janji tinggalkan kebekuan bertahun –tahun

Telang, 27 Juli 2011

01/03/2012

Kutulis puisi untuk hatiku yang tergoda

PELABUHAN TERAKHIR

Duduk di pintu sejarahmu

Kembang – kembang semerbak, menenun rinduku

Ke arah sejarah leluhur; dengan sisa tembang

 

Pada tahun kemarau, namun masih semerbak

Dari melati yang tumbuh di pintu sejarahmu

 

Hiduplah negriku !

Dari melati yang masih semerbak

Tumbuhlah engaku di hati sanak saudaraku

Bertahan mendoa melerai air mata

Biarpun kemarau berganti tahun ke tahun

Hiduplah negriku !

Kan kubuka pintumu kembali

Dengan sehelai kain kafan yang terbentang di mata

Di rerumputan melati yang semerbak ke hati

Ke bumi ke langit

Tempat menulis sajak ini berarah

28/12/09

HAMPARAN LAUT

Di ujung pelabuhan ini

Kunyanyikan sebuah perhambaan diri

Sepi yang berlarian di antara lampu kota

Itu hanya mimpiku yang masih tertunda

Fitra, masih kutuliskan namamu di ujung jalanku

Sebelum pintu kubuka lalu kutinggalkan langit

Aku berjalan di hamparan bumi

Menuju laut dan desir ombak

Dan kupanggang dagingku dengan dinginnya waktu

Duduk di hadapan cinta dan kisah –kisah itu

Kulewati jejak yang telah jauh

Ujung pulau ini penuh dengan lampu

Hatiku masih tertutup untuk melihat langit

Di antar dekapan cinta yang masih biru

Telang, 28/11/2011

 

 

Tags: ,
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.