Duduk di matamu seperti menikmati aroma embun
Tak pernah bosan kulalui sambil menunggu pagi yang cerah
Kududuki rerumputan yang belum kutanyakan mengapa hujan turun dengan deras
Hujan hanya pengingat rindu
Di hantar ingatan kembali aku duduki satu persatu tujuan kehidupan yang pernah ada
Mimpi -mimpi sebening embun
Terlalu dini untuk di ingat
Karena bara api terus menyulut aroma arahku
Labsi, 24/2011
(100 Postingan Tentang cinta)
