APHRODITE ITU JATUH PADA SAHABATKU

Oleh : Fendi

Sahabat sejatiku

Hilangkah dari ingatanmu

Di hari kita saling berbagi

Sheila On 7 dalam lagu “Sahabat Sejati”

Aku menuliskan note ini, karena ada saja perasaan menganjal dalam setiap pertemanan yang aku akui sangat menyenangkan. Tapi lama-lama membosankan, kukira selama ini hanya orang yang melakukan rutinitas pekerjaan yang selalu dilanda kebosanan. Tapi dalam persahabatan pun berlaku hukum serupa : kebosanan.

Kemudian, aku temukan hadirnya kebosanan itu lantaran seringnya berbagi dengannya setiap hari dan malam yang ujung-ujungnya mirip semi pacaran meskipun juga tidak pantas dikatakan orang berpacaran. Mungkin saja, aku tidak bisa menempatkan sahabat itu sebagai layaknya seorang sahabat, itulah akar kebosanan itu tercipta.

Persahabatan adalah bentuk untuk saling melengkapi kekurangan yang ada pada seseorang sehingga terciptalah rasa saling menghargai dan membantu apa yang dibutuhkan orang itu. Inilah definisi persahabatan menurutku. Dalam persahabatan mungkin saja benih-benih jatuh cinta muncul di antara salah satu pihak, atau kedua-duanya yang sama-sama saling suka. Pepatah Jawa mengatakan witing tresno jalaran soko kulino yang artinya rasa cinta terkadang datang karena kebersamaan.

Dalam persahabatan, kebersamaan selalu saja muncul dan ini adalah lumrah. Seseorang yang dianggap sahabatnya, ia beda tipis dengan seseorang yang menjadi pacarnya. Bedanya, seorang sahabat adalah untuk berbagi dalam suka dan duka, tanpa embel-embel kasih sayang murahan kayak orang berpacaran. Dan dalam bersahabat tidak ada kata putus, kecuali kalau ada pertengkaran serius diantara keduanya. Sedangkan pacaran lebih dalam lagi, ia seolah seperti sepasang manusia yang siap untuk saling mencukupi dan saling melengkapi. Hanya saja, berpacaran selalu menimbulkan kecemburuan akibat rasa memiliki yang berlebihan, yang ujung-ujungnya membawa rasa sakit karena tak bisa memilikinya. Sedangkan dalam sahabat tidak ada semacam itu.

Mengenai persahabatan aku punya kisah menarik perihal itu. Pertama, dulu aku harus bertengkar habis-habisan dengan sahabatku lantaran kami sama-sama egois untuk lebih mementingkan kebutuhan pribadi masing-masing. Kedua tentang persahabatanku yang hampir terputus karena aku mencintai sahabatku. Ya, cinta ini tercipta seperti pepatah Jawa tadi, dari membicarakan cita-cita bersama, harapan hidup, sampai soal masa depan yang harus dimiliki. Begitulah dunia, lintasan setiap harinya selalu menyeret perasaan dan jiwa seseorang kepada jalan kebersamaan dengan seseorang.

*****

Dalam note ini, saya akan menyoroti perihal seseorang yang bersahabat lalu jatuh cinta. Jika anda seperti saya ini, seorang anak LDK, mungkin meskipun rasa cinta sudah meledak-ledak untuk diungkapkan dengan sejujur-jujurnya, yang terjadi hanyalah bermain cinta dengan metafora atau pengibaratan melalui setiap kata-kata puitis dan harapan semata. Hal ini lantaran aktivis LDK harus menjaga izzah dirinya. Izzah disini kemuliaan yang ada pada diri orang itu dengan cara tidak sembarangan bersikap dan berperilaku, termasuk mengucapkan cinta kepada lawan jenis. Inilah izzah menurut definisi saya sendiri.

Akibat izzah itulah, orang itu tidak akan berani untuk blak-blakkan mengungkapkan rasa cinta kepada sahabatnya meskipun ungkapan cinta itu benar-benar sangat ia harapan, impikan bahkan ia doakan dalam hidupnya. Dengan demikian, orang ini akan selalu saja salah tingkah setiap harinya. Kalau malam tiba, orang itu akan kebingungan, sebab hatinya sudah berkobar-kobar seperti api yang akan membakar dengan luapan cinta, dan kalau ia terlanjur mengungkapkan ia selalu ingat akan izzah pada dirinya.

Begitulah cinta, hal yang buruk akan terlihat indah. Padahal kata salah seorang teman saya, “terkadang kita memimpikan seseorang jadi pendamping kita untuk sebuah keindahan hidup, padahal setelah hidup bersama, maka keindahan itu akan memudar dengan seiring masing-masing mengetahui setiap kelemahan dari orang yang dulu diimpikannya”.

Untuk masalah ini, sangat penting untuk dijadikan ingatan bahwa orang yang baik selalu dapat yang baik. Tapi masih banyak yang tidak tahan dan kurang sabar menunggu orang baik itu turun kepada kita, terkadang hanya pikiran kita yang disamar-samarkan oleh bisikan setan yang menganggap yang buruk menjadi baik, karena pikiran kita sendiri.

Di luar itu, jika kita suka sama seseorang tetapi kita tak berani mengatakan maka saat itulah kita akan menghadapi kebingungan dan juga perasaan yang kurang nyaman. Begitu juga, apabila orang yang kita cintai tidak menyukai sesuai perasaan yang kita rasakan, sedangkan kita masih tetap memaksa untuk mencintainya, maka sebenarnya kita telah meletakkan benih-benih rasa sakit dalam hati kita sendiri. Sederhananya, kalau tidak ingin sakit hati, putuskan segala rantai kasih sayang kepada orang yang tidak bisa kita miliki, sebab pada akhirnya yang ada hanya rasa sakit dan penyesalan dalam perjuangan yang sia-sia.

Barangkali, bukan anda saja yang merasakan itu, tetapi saya juga merasakannya. Ketika menyukai seorang sahabat untuk menjadi bagian dari kehidupan saya, mungkin saya terlalu terkagum dan benar-benar merasakan sesuatu indah dalam angan dan pikiran terkait sahabat saya itu, tetapi ketika realitas berbicara lain semisal sahabat itu tidak suka dengan diri saya, sebenarnya saya meletakkan rasa sakit dalam hati. Saya tahu itu, tetapi terkadang ini masih indah untuk dilakukan, begitulah bisikan setan dalam darah dan telinga ini seolah berhembusan selembut angin. Teduh dan menyenangkan.

Dan sebagai penutup tulisan ini, mencintai sahabat itu biasa dan seringkali terjadi dalam perjalanan anak manusia, asalkan anda tahu cara menempatkannya, maka cinta itu akan mengkristalkan mimpi-mimpi hidup anda karena anda mencintai sahabat itu. Mencintai sahabat bukan seperti mencintai layaknya seorang pacar, yang seringkali minta dimanjakan. Dan, sahabat yang baik tidak meminta apapun kecuali dengan persahabatan itu masing-masing dari mereka bisa saling berkembang dan menjadi lebih baik dan berprestasi.

Nb :  “jika engkau ingin baik, maka bersahabatlah dengan seseorang yang baik”

1)      Aprodhite adalah nama dewi cinta dalam mitologi Yunani Kuno, ia dikenal juga dengan sebutan

2)      LDK adalah akronim dari Lembaga Dakwah Kampus

Advertisements

2 responses

  1. Pengen sekali bisa menulis seperti ini. Like this lah 😀

    Cinta itu harusnya diungkapkan, terserah nanti apa hasilnya.

    1. ya, aku memang tidak punya pengalaman semacam itu mas. Hanya saja, aku selalu berfikiran bahwa cinta itu penting untuk dimiliki ketika kita siap membangun cinta itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: